Saya mencoba untuk membuat usaha masker organik dan dalam
prosesnya terdapat strategi pemasaran. Tiga aspek strategi pemasaran:
1)
Segmentasi pasar.
Strenght (kekuatan) : segmen pasar saya adalah anak-anak
muda atau remaja yang cenderung memiliki niatan untuk merawat wajah mereka.
Weakness (kelemahan) : segmen pasar mayoritas berasal dari
kaum hawa, sedangkan untuk laki-laki hanya segelintir yang kemungkinan akan
menggunakan produk ini.
Opportunities (peluang) : segmen pasar cukup karena dapat
menarik konsumen dengan menambah varian produk yang sesuai dengan kepribadian
pembeli.
Threats (ancaman) : segmen pasar yang luas dapat menarik
pesaing lain untuk mengalahkan usaha ini.
2)
Pesaing.
Strenght (kekuatan) : melihat pesaing lain saya harus
menonjolkan keunggulan produk yang dimiliki baik dari segi manfaat maupun
kemasan.
Weakness (kelemahan) : belum memiliki nama yang cukup
dikenal di masyrakat membuat pemasaran akan ada sedikit kendala.
Opportunities (peluang) : semakin banyak pesaing membuat
saya harus berpikir logis dan kretif agar dapat melihat kesempatan yang bagus
dalam pemasaran.
Threats (ancaman) : pesaing yang telah memiliki produk yang
ternama membuat produk saya sedikit tersisihkan.
3)
Promosi.
Strenght (kekuatan) : promosi melalui media sosial dan turun
lapangan serta memberitahu manfaat dan kelebihan produk kepada konsumen.
Weakness (kelemahan) : promosi besar butuh biaya besar
membuat saya mengalami kendala dalam hal promosi.
Opportunities (peluang) : sekarang merupakan zaman melek
teknologi harus melakukan promosi digital pula agar banyak yang melirik.
Threats (ancaman) : perusahaan
besar lebih unggul promosi ketimbang promosi usaha yang saya lakukan.
Analisis SWOT dalam penentuan unit usaha:
-
Strenght (kekuatan) : unit usaha memiliki sebuah
badan organisasi yang utuh, seperti ada ketua, sekretaris, bendahara, divisi
produksi, divisi IT, divisi pemasaran, dan lain-lain agar sebuah usaha dapat
bertahan dan usaha berjalan baik. Untuk penentuan produk maupun jasa harusnya
memiliki nilai di mata masyarakat, baik dari segi manfaat maupun keunggulan
produk dan jasa dari unit usaha lain. Bentuk promosi yang unik juga diperukan
agar dapat memikat target konsumen lebih memilik produk atau jasa kita
dibanding yang lain.
-
Weakness (kelemahan) : setiap unit usaha pasti
memimiliki kekurangan, namun bagaimana cara agar bisa mempertahankan usaha saat
dilanda kekrisisan. Diperlukan otak kreatif dan bijaksana dalam mengambil
keputusan agar usaha dapat berjalan baik.
-
Opportunities (peluang) : seorang pengusaha
memiliki ide yang cemerlang, itu yang dibutuhkan saat melihat sebuah peluang.
Produk atau jasa dapat dengan cepat dikenal masyarakat apabila seorang
pengusaha dapat melihat peluang tersebut. Banyak sekali peluang yang ada, maka
dari itu, dari berbagai peluang pengusaha harus dapat memilih dan memfokuskan
peluang yang tepat agar selanjutnya tidak berujung sia-sia.
-
Threats (ancaman) : setiap usaha pasti memiliki
pesaing. Namun, harus diketahui pula bahwa dengan adanya pesaing. Sebuah unit
usaha akan menganalisis bagaimana agar usaha yang dilakukan tidak kaah dengan
usaha lain.
Menyusun rencana bisnis:
1)
Diskripsi perusahaan dan produk.
Perusahaan dapat mendeskripskan seperti apa perusahaan
mereka serta produk apa yang akan dijual ke masyarakat luas. Perusahaan harus memiliki
nilai lebih dibanding dengan perusahaan lain, juga produk yang dihasikan dapat
bermanfaat dan dapat menambah keuntungan bagi perusahaan.
2)
Rancangan pemasaran.
Merancang pasar serta bagaimana cara memasarkan produk yang
dikenal luas dan memiliki nilai lebih dimata masyarakat. Pemasaran lebih
diutamakan dapat menyentuh segala lapisan masyarakat, namun tetap menuju kepada
target pasar yang diinginkan.
3)
Manajemen dan organisasi.
Perushaan yang baik adalah perusahaan yang memiliki
manajemen dan organisasi yang baik pula. Kerjasama antar pelaku usaha dari
seorang ketua, sekretaris, bendahara, divisi produksi, divisi IT, dan devisi
pemasaran dapat berjalan sikron dan dapat mengoptimalkan jalannya perusahaan.
4)
Struktur modal serta keuangan.
Struktur modal dan keuangan yang jelas akan membuat sebuah
usaha dapat berjalan baik karena tidak akan mengalami kekurangan pengeluaran
dan pemasukan perusahaan agar sebuah perusahaan dapat berjalan dan bertahan
lama.
5)
Rencana pendanaan
Sumber pendanaan yang nyata juga
perlu agar usaha berjalan tanpa mengalami kebimbangan saat defisit dan produksi
tetap berjalan secara normal. Pendanaan sebuah perusahaan pastinya sangat
tinggi, inilah mengapa seorang pengusaha dan karyawan harus bisa bekerjasama
dengan penanam modal atau sumber dana dengan baik dan transparansi.
Deskripsi unit usaha masker organik:
-
Mutu : kami menawarkan produk organik yang
sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama kulit wajah.
-
Rancangan : kami merancang sedemikian rupa agar
produk memiliki manfaat yang baik dan dapat meningkatkan nilai.
-
Sifat : sifat produk dapat bertahan lama dan
produk berupa butiran-butiran pasir yang halus namun bahan utamanya berasal
dari produk pertanian.
-
nama merk : nama merek usaha kami adalah
LADAA.id yang merupakan gabungan nama dari pemilik usaha produk masker organik
ini.
-
Kemasan : kemasan kami menggunakan plastik
zipper, sehingga setelah digunakan kemasan dapat ditutup kembali agar tidak
berserakan.
-
Ukuran : ukuran kami bervariasa dari ukuran 15
gram hingga 25 gram. Pembeli dapat membeli sesuai dengan kebutuhannya.
-
Pelayanan : kami melayani melalui media online,
namu tidak menutup kemungkinan untuk turun langsung ke lapangan untuk
menghampiri konsumen.
-
jaminan kepuasan :produk yang kami hasilkan
adalah produk alami tanpa bahan pengawet, sehingga kami sangat menjamin
kepuasan konsumen dengan hasil produk kami.
Planning sebelum membuat usaha haruslah tepat untuk
keberlangsungan sebuah usaha. Seorang pengusaha harus memikirkannya secara
matang, baik dari segi apa produk yang akan dibuat, bagaimana cara membuatnya,
dimana produk akan dibuat, kapan mulai produksi, siapa saja yang akan
memproduksi dan membeli produk tersebut, dan bagaimana cara mempromosikan produk
tersebut. Menentukan topik produk terlebih dahulu lalu memberi nama setelahnya
langsung action melakukan produksi lalu melakukan promosi dengan benar dan
tepat sasaran. Sehingga, seorang pengusaha harus memiliki sifat optimis,
semangat belajar yang tinggi, pantang menyerah, dan selalu belajar dari
kesalahan-kesalahan agar dapat menganalisis rencana yang berawal dari planning
dapat berlangsung dengan baik.
No comments:
Post a Comment