Ringkasan singkat materi ekonomi kelas XI : Ketenagakerjaan

DEFINISI KETERNAGAKERJAAN

a.   Tenaga Kerja : Setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasiklan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.

b.   Angkatan Kerja : Bagian dari tenaga kerja yang aktif dalam kegiatan ekonomi. Aktif ini tidak selalu berarti sudah bekerja karena yang digolongkan sebagai angkatan kerja adalah penduduk dalam usia kerja (15 tahun ke atas) baik yang bekerja maupun yang mencari pekerjaan (pengangguran).

c. Kesempatan Kerja : Kebutuhan tenaga kerja yang kemudian secara riil diperlukan oleh perusahaan atau lembaga penerima kerja pada tingkat upah, posisi dan syarat tertentu, yang di informasikan melalui iklan, dll. Kesempatan kerja ini sering disebut lowongan kerja.

d. Pekerja : setiap orang yang menghasilkan barang atau jasa yang mempunyai nilai ekonomis baik yang menerima gaji atau bekerja sendiri yang terlibat dalam kegiatan manual.

PENGANGGURAN

Seseorang dapat dikatakan sebagai pengangguran bila memenuhi salah satu kategori berikut
-Sedang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan -Sedang mempersiapkan suatu usaha baru -Tidak memiliki pekerjaan karena merasa tidaak    mungkin mendapat pekerjaan 
-Sudah mendapat pekerjaan tetapi belum mulai bekerja

SISTEM UPAH

Sistem upah merupakan kebijakan dan strategi yang menentukan kompensasi yang diterima pekerja. Kompensasi sendiri merupakan bayaran atau upah yang diterima oleh pekerja sebagai balas jasa atas hasil kerjaan mereka.

Penghitungan Upah :

  Secara mendasar pemberian upah memiliki tiga tujuan sebagai berikut :

1.Menarik pekerja-pekerja berbakat agar masuk kedalam perusahaan tsb

2.Mempertahankan karyawan terbaik agar tidak pindah ke perusahaan lain

3.Memotivasi karyawan tersebut dalam bekerja

 BENTUK-BENTUK KOMPENSASI PEKERJA (UPAH)

-Upah berdasarkan waktu : terdiri dari upah per jam, per minggu, atau per bulan. Upah ini
dihitung berdasarkan banyaknya jam kerja
-Upah berdasarkan hasil : digunakan untuk menghargai hasil kerja berdasarkan berapa
banyak telah dihasilkan secara individu atau kelompok 
-Komisi : bayaran yang diterima berdasarkan presentase hasil penjualan 
-Bonus : upah tambahan yang diberikan kepada karyawan di samping gaji tetap yang sudah
diterima sebagai penghargaan
-Pembagian keuntungan : ide pembagian keuntungan yang diterima perusahaan digunakan
untuk meningkatkan motivasi kerja para pekerjanya. Bebrapa perusahaan memasukkan
pembagian keuntungan ini pada program pensiun

PENINGKATAN KUALITAS TENAGA KERJA

Pemerintah dpat meningkatkan kualitas kerja melalui dua jalur yaitu :
-Jalur formal :
dengan meaayelenggarakan sekolah berjenjang mulai dari SD hingga  Perguruan
Tinggi 

-Jalur Informal :
 dengan menyelenggarakan kursus-kursus yang murah, pelatihan, lokakarya, dll.

PENYEBAB PENGANGGURAN

Berikut ini adalah penyebab terjadinya pengangguran yaitu:
Penurunan Permintaan tenaga Kerja
Kemajuan Teknologi
Kelemahan pasar tenaga kerja
JENIS JENIS PENGANGGURAN

Macam-macam pengangguran dapat dikelompokkan menjadi sebagai berikut :

1.Pengangguran Normal : golongan angkatan kerja yang betul-betul tidak mendapatkan pekerjaan karena pendidikan dan ketrampilan yang tidak memadai.

2. Pengagguran Terselubung : Golongan angkatan kerja yang melakukan pekerjaan tetapi hasilnya tidak  mencukupi kebutuhan.

3. Pengangguran terbuka : golongan angkatan kerja yang betul-betultidak mendapatkan kesempatan bekerja sehingga tidak mendapatkan penghasilan. Jenis pengangguran ini terbagi atas :

a.Pengangguran friksional : pengangguran yang terjadi karena atas perubahan dan dinamika ekonomi

b.Pengangguran musiman : pengangguran yang terjadi karena pergantian musim sehingga mempengaruhi jumlah pekerjaan yang tersedia di beberapa industri seperti sektor pertanian

c.Pengangguran konjungtural : pengangguran yang terjadi karena berkurangnya permintaan barang dan jasa

d.Pengangguran struktural : pengangguran yang muncul akibat perubahan struktur ekonomi

e.Pengangguran sukarela : pengangguran yang terjadi karena adanya orang yang sesungguhnya masih dapat bekerja tetap[I dengan sukarela dia tidak mau bekerja karena mungkin sudah cukup dengan kekayaan yang dimiliki

f.Pengangguran deflasioner : pengangguran yang disebabkan karena lowongan pekerjaan tidak cukup untuk menampung pencari kerja

g.Pengangguran teknologi : pengangguran yang disebabkan karena kemajuan teknologi yakni pergantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin

DAMPAK PENGANGGURAN

-Dampak Ekonomi : seperti nilai GDP akan menurun, dan pendapatan nasional akan berkurang bersamaan denga turunnya standar hidup

-Dampak Sosial : seperti naiknya tingkat kejahatan, naiknya ketergantungan narkoba dan alkohol, hilangnya harga diri serta kepercayaan diri para pengangguran, dll

-Dampak Individu dan Keluarga : jumlah konsumsi akan bekurang, meningkatkan ketergantungan dengan pihak lain yang menjadi tumpangan mereka selama menganggur

 CARA MENGATASI PENGANGGURAN

1. Mengatasi pengangguran friksional dan   sukarela:
§Menarik investor baru dengan cara deregulasi dan debiokratisasi 
§Memberikan bantuan pinjaman lunak dan bantuan lain untuk memacu kehidupan industri kecil

2. Mengatasi pengangguran konjungtural :
§Meningkatkan daya beli masyarakat 
§Mengatur bunga Bank agar tidak terlalu tinggi

3. Mengatasi pengangguran struktural :
§Menyediakan lapangan kerja 
§Mengadakan pelatihan tenaga kerja 
§Menarik investor

4. Mengatasi pengangguran musiman :
§Pelatihan ketrampilan lain selain bidang yang sudah digeluti 
§Menginformasikan lowongan kerja yang ada disektor lain kepada masyarakat

5. Mengatasi pengangguran deflasioner :
§Pelatihan tenaga kerja 
§Menarik investor baru 

6. Mengatasi pengangguran teknologi :
§Pengenalan teknologi yang ada sejak usia dini Pelatihan tenaga pendidik untuk menguasai teknologi baru yang harus disampaikan pada anak

Contoh drama sederhana dan singkat kasus pembunuhan marsinah

Tahun 1993 bulan Mei tanggal 3 di kota Porong, Sidoarjo terjadi demonstrasi dari karyawan PT. CPS (Catur Putera Surya). Dikarenakan upah yang sangat minim.
Karyawan1          : Naikkan gaji kami, atau kami akan berhenti
Gubernur telah menginstruksikan dalam pasal 28D ayat (2) UUD NRI tahun 1945.
Gubernur            : Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan bekerja
4 Mei 1993. Pertemuan antara para buruh dan pimpinan PT. CPS. Marsinah salah satu karyawan tersebut.
Pimpinan             : Seperti yang telah kita ketahui bahwa, gubernur telah menginstruksikan untuk menaikkan gaji para karyawan
Karyawan1          : Ya. Seperti itulah yang kami harapkan
Pimpinan             : Saya harap kalian (para buruh) masih mau bekerja sama dengan kita
Karyawan1          : Ya. Kami menyetujuinya
5 Mei 1993. Aparat kodim memanggil 13 karyawan pabrik. Tak lama ada surat pemecatan 13 buruh dari pimpinan.
Kodim                   : Selamat pagi. Para karyawan PT. CPS. Ini ada surat dari pimpinan PT. CPS
Karyawan1          : (membaca surat) Apa ini. Bukankah kita sudah menyepakati perjanjian kemarin
Marsinah             : Saya merasa ada yang tidak beres
Kamis 6 Mei 1993. Marsinah memimpin demo di depan pabrik.
Marsinah             : HEY. PIMPINAN PT.CPS. APA YANG KALIAN INGINKAN HAH? MEMBUNUH KAMI SEMUA? PIKIRKAN YANG DI BAWAH. JANGAN EGOIS
Di sisi lain.
Kodim                   : Apa yang harus kita lakukan tuan?
Pimpinan             : Lakukan saja apa yang sudah kita rencanakan
Rabu malam jam 21.00. Para karyawan pabrik mencari Marsinah
Karyawan1          : Apa ada diantara kalian mengetahui keberadaan Marsinah?
Karyawan2          : Tidak. Kami tidak mengetahuinya sejak sore tadi
Karyawan1          : Dimana Marsinah? (bingung)
Minggu siang. Penemuan jazad Marsinah di hutan di Nganjuk. Jazadnya banyak sabetan benda tajam dan luka parah.
Karyawan1          : Siapa yang melakukan ini semua
Karyawan2          : Tega sekali. Dasar pembunuh yang kejam
Penyelidikan dilakukan oleh polisi dan kodim. Mereka memanggil 9 pimpinan PT. Namun sampai saat ini, detik ini. Tidak ada yang tahu siapa yang membunuh Marsinah.

Drama Bahasa Jawa : Malin Kundang


Sakwijining desa Suka Maju, ana pemuda sing arane Malin Kundang. Dewekke urip bareng ibune, nanging bapake sampun seda.
Ibu                   :”Malin, yen kayu bakare wes kumpul kabeh, langsung diwenehke marang Bu Ratih ya,   men dina iki dewe bisa masak.”
Malin               :”Inggih bu. Bu menapa Bapak mboten maringi warisan kangge piyambak bu?. Dewe dadi kasusahan saiki.”
Ibu                   :”Bapak kuwi sedo ora ana rencanane. Bapakmu kuwi seda amarga tabrakan.”
Malin               :”Nanging bu, menawi bapak ninggalipun prau utawi becak, kula saged golek arto bu.”
Ibu                   :”Wes to le lakoni wae.”
Malin               :”Bu,menawi kula merantau pripun bu?.”
Ibu                   :”haa?ojo le,ibu kuatir yen kowe lunga terus ibu neng kene karo sopo?.”          
Malin ndelok ibune karo bingung, Sesuke Malin takon maneh marang ibune arep lunga merantau.
Malin               :”Bu, kula badhe merantau ing kota yo bu. Sapa ngerti, kula saged kepareng pakaryan kangge panguripan piyambak.”
Ibu                   :”Kowe wes yakin? Ngluru kerja neng kota luwih angel tinimbang luru kerja neng desane dewe iki.”
Malin               :”Kula sampun yakin bu, nyuwun restunipun.”
Ibu                   :”Yo wis lah, sakarepmu yen kuwi wes dadi tekadmu. Ibu mung bisa ndongakke.”
Malin               :”Njeh bu, maturnuwun.”
Ibu                   :”iyo le.”
Sesukke Malin lan Ibune ono ing pelabuhan.
Ibu                   :”Malin, ati-ati yo le, ojo lali sholat, kirim kabar, men ibu ora kuwatir.”
Malin               :”Inggeh bu,”
Malin mangkat nganggo prau. Neng  tengah laut, teka angin lan ombak gedhe, sing gawe prau sing ditumpakki Malin ancur lan kedampar ing sawijining desa. Sakwise pengawal lan Cahaya, sing anake wong sugih weruh Malin sing kedampar.
Cahaya                        :”Pengawal, opo kuwi?Kaya ana sing aneh.”
Pengawal         :”Wonten pundi Ndoro Putri?”
Cahaya                        :”Kuwi neng kono neng cedak watu.”
Pengawal         :”Inggeh leres, wonten prau ten pinggir laut monggo mirsani ndoro putri.”
Cahaya                        :”yo.”
Pengawal         :”Ndoro, ten mriki wonten tiyang semaput.”
Cahaya                        :”Iyo, ketokke nelayan, mending digowo neng omah wae.”
Singkate Malin tekan omahe Cahaya, lan kenalan karo Bapakke Cahaya. Sakwise kenalan kuwi, Malin didadekke karyawan ing omahe lan dadi akrab karo Cahaya, nganti tresno karo Cahaya.
Malin               :”Cahaya, aku arep ngomong karo kowe.”
Cahaya                        :”Ngomong opo to mas?”
Malin               :”e…e…e…”
Cahaya                        :”Opo mas?Kok gugup?”
MalIn              :”Sak benere aku iki tresno karo awakmu.”
                                         “Kok anteng?gelem to dadi bojoku?”
Cahaya                        :”E… Gelem mas, aku juga tresno karo panjenengan.”
Malin lan Cahaya nikah lan urip seneng nganti lali karo janjine marang Ibune seng neng desa. Sakwise nikah karo Cahaya, Malin kerja dadi karyawan mertuane. Ora sengojo prau nyandar neng desa Suka Maju panggonane dewekke lan ibune urip. Malin lan Cahaya jalan-jalan neng pesisir dijaga karo pengawale.
Cahaya                        :”Nggone penak yo mas? Aku dadi kepengen urip neng kene.”
Malin               :”Arep ngopo neng kene? Neng kono wes ayem kok, podo wae apik, mung awakmu wae sing durong tau mrene, dadine ngrasa apik.”
Cahaya                        :” Inggeh mas, kula manut panjenengan.”
Pengawal         :”Ndoro , kula badhe ten wingking rumiyen.”
Cahaya                        :”Yo, kono!.”
Neng tengah ndalan pengawal dicegat karo Ibu Ratih.
Bu Ratih          :”Pak, pak. Kula badhe tanglet”
Pengawal         :”Tanglet nopo bu?”
Bu Ratih          :”Tiyang niku asmanipun Malin napa sanes?”
Pengawal         :”Inggeh leres, wonten nopo bu?”
Bu Ratih          :”Mriki nderek kula.”
Bu Ratih narik pengawal nemoni Ibune Malin.
Bu Ratih          :”Mak, mak, mak, ana anakmu Malin, iki aku gawa pengawale.”
Ibu                    :”Malin? Neng endi? Aku wes kangen banget karo anakku.”
Bu Ratih          :”Neng pesisir, simak dandan wae tak enteni.”
Ibu                   :”Iya-iya.”
Ora let suwi, simak metu nganggo klambi anyar.
Ibu                   :”Piye,piye?wes ayu opo durung?”
Bu Ratih          :”wis wis, Mak”
Ibu                   :”Iya bener. Ayo langsung  mrono wae.”
Pengawal         :”Niku Malin bu, tasih mlampah kalih garwane.”
Ibu                   :”Malin Ya Allah Malin, kowe wes sukses,. Alhamdulillah.”
Malin               :”Sampeyan ki sopo?”
Ibu                   :”aku ibumu, Sing nglairke kowe.”
Malin               :”Ibu?Ibuku sampun sedo,mbah,”
Ibu                   :”Astagfirullahal’adzim…, Nyebut lee Ya Allah.”
Cahaya                        :”Iku sapa mas?,menawi pancen leres,punapa mboten ngaku mawon mas?”
Malin               :”Ora ngerti aku,ngaku-ngaku dadi ibuku.Wes ora usah diurusi.Ayo lunga wae.”
Ibu                   :”Malin, Malin iki aku Ibumu nak!Ibumu sing nglairke kowe,seng nggedekke kowe le!”
Malin               :”Mbah, sampun mbah, Ibuku sampun sedo!”
Ibu                   :”Malin!. Durhaka kowe!Malin!Malin! Ya Allah, siji-sijine anakku kaya kuwi?.Aku sing nglairke, sing nggedekke kowe le!Paringi Malin balesan-Mu ya Allah,Malin pancen anak durhaka!Durhaka kowe Malin!”
Moro-moro, ana badai gede banget, angin kenceng banget, kilate nyamber-nyamber.
Malin               :” Ana apa iki? Cahaya kowe lunga sek!”
Cahaya                        :”inggeh, inggeh mas.”
Temu-temu ana kilat nyamber Malin.
Malin               :” arrrgghhhh”

Malin langsung ke ubah dadi watu.

Contoh musikalisasi puisi dari Sheila On 7 - Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki


BUMI
Bukalah Matamu
Lihatlah Lingkunganmu
Sudah Bersihkan Dari Sampah
Yang Mengotori Indah...Lingkunganmu
                        Sadarkah Dirimu
                        Masa depan Di Tanganmu
                        Bumi Ini Mengharapkanmu
                        Lindungi Dan Cintailah...Diriku
Sikapumu Yang Slalu
Acuhkan Lingkunganmu
Membuat Luka Di Diriku
Dengan Sampah-Sampahmu
                        Andai Kau Merawatku
Kembali Dunia Ceria
                        Kau Buang Sampah Di Tempatnya
                        Kau Bersihkan Diriku...Dari Sampah

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN “MANAJEMEN SITUS ONLINE TOKOPEDIA”

  Nama Kelompok: 1.       Feri Dika Nugroho                   18542011016 2.       M. Aiyi Ahlaku Rosat              18542011024 3.   ...