KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah
SWT atas bimbingan, taufik dan hidayah-Nya sehingga kami dapat mengerjakan penelitian deskriptif “ SMADA “
Keberhasilan
laporan ini tidak lepas dari bantuan dari berbagai pihak untuk itu kami
mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak ibu guru, dan teman- teman.
Di
laporan ini masih terdapat banyak kesalahan. Kritik dan saran demi perbaikan
dalam laporan berikutnya sangat kami butuhkan dari semua pihak. Semoga penelitian ini akan berguna bagi
kami khususnya dan para pembaca .
DAFTAR ISI
Kata Pengantar................................................................................................. 2
Daftar Isi .......................................................................................................... 3
BAB
I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang.............................................................................................. 4
B.Tujuan pembahasan....................................................................................... 4
C. Perumusan Masalah...................................................................................... 4
D. Tujuan Dan Metode
Yang Digunakan......................................................... 4
BAB
II PEMBAHASAN
A. Pembahasan……………………………………………………………….5
BAB
III PENUTUP
A.
Kesimpulan...................................................................................................
7
B. Saran
............................................................................................................ 7
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG MASALAH
Seringkali kita
mendengar slogan- slogan di berbagai tempat disekolah. Slogan tersebut berbunyi
“ JAGALAH KEBERSIHAN “, “KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN”. Namun, slogan tersebut
sering dihiraukan oleh warga sekolah itu sendiri dan hanya dijadikan sebagai
pajangan atau hiasan. Betapa tidak pedulinya mereka terhadap kebersihan
lingkungan sekolah.
Tentu kita tidak mau sekolah kita menjadi kotor,
kumuh, dan penuh dengan sampah. Selain itu, juga bisa menyebabkan penyakit.
B.
TUJUAN
PEMBAHASAN
Topik ini. Kami ingin
menyadarkan warga sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Karena
bila lingkungan sehat maka semua makhluk hidup yang ada di sekeliling kita
dapat bernafas dengan baik. Terutama kita sebagai siswa dapat menerima materi
pembelajaran dengan baik. Karena bila ruangan kelas bersih pastilah udara akan
sejuk. Dan oleh karena itu otak dapat menjalankan fungsi dan kegunaanya dengan
baik. Karna otak memiliki berjuta-juta rangsangan yang meliputi dan melindungi
otak agar dapat bekerja dengan baik.
Setidaknya
dengan menjaga kebersihan, kita juga telah melestarikan dan menjaga maupun
menghargai bakat kita dalam Iptek. Karena orang sukses pasti berasal dari lingkungan
yang sehat dan bersih. Sehingga ia dapat berfokus pada pembelajaran yang ia
terima.
C.
PERUMUSAN
MASALAH
Apa saja yang diamati dalam kebersihan lingkungan di
SMA Negeri 2 Bojonegoro?
Bagaimana cara membuat para siswa atau guru lebih
menyadari pentingnya kebersihan lingkungan sekolah?
Bagaimana untuk mencapai kesadaran para murid dan
guru tentang kebersihan supaya pelaksanaan pembelajaran berjalan nyaman dan
aman?
D.
TUJUAN
METODE YANG DIGUNAKAN
Metode
Penelitian Deskriptif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan secara sistematis
dan akurat mengenai fakta dan karakteristik populasi atau bidang tertentu di
SMA Negeri 2 Bojonegoro. Selain itu juga berusaha menggambarkan situasi atau
kejadian, dan data yang dikumpulkan semata-mata bersifat deskriptif, sehingga
tidak bermaksud mencari penjelasan ataupun menguji hipotesis.
BAB
II
PEMBAHASAN
Ada beberapa tempat
yang kita bahas mengenai kebersihan lingkungan SMA Negeri 2 Bojonegoro, yakni:
1. Lapangan
Smada
2. Kolam
Ikan
3. Aula
4. Musholla
5. Kamar
Mandi
6. Taman
7. Panggung
Pensi
8. Koperasi
9. Kantin
10. Lapangan
Atletik
1. LAPANGAN
SMADA
Lapangan di SMAN 2
Bojonegoro sangatlah luas. Setiap hari Senin, lapangan ini digunakan untuk
tempat upacara. Selain itu, lapangan ini juga bisa digunakan untuk bermain
futsal, sepakbola, basket, voli dan bulutangkis. Fasilitas yang disediakan
sudah lengkap, seperti net dan jaring di lapangan. Kebersihan di lapangan cukup
terjaga. Karena tidak jauh dari tempat lapangan tersedia tempat sampah. Jadi
kita tidak boleh membuang sampah sembarangan.
2. KOLAM
Ada dua kolah di
Smada., yakni di halaman depan dan halaman belakang. Kedua kola mini sama-sama
bagus dan rapi. Dan ang menarik adalah banyaknya ikan yang menghuni. Setiap
sebulan sekali kolam ikan dibersihkan. Jadi tidak diragukan lagi kebersihan
kolam ini.
3. AULA
Aula sering digunakan
untuk tempat rapat para guru. Bisa juga digunakan untuk tempat berdiskusi para
murid, terutama OSIS. Dan tak lupa, aula ini digunakan untuk bermain tenis
meja. Tempatnya terawat, rapi dan bersih.
4. MUSHOLLA
Tempat yang paling
sering dikunjungi oleh para siswa muslim. Selain itu, musholla juga bisa
digunakan untuk berdiskusi. Musholla di Smada sangat bersih dan terawatt,
walaupun banyak orang yang kesana kemari untuk beribadatan. Mereka sangat
menghargai slogan “Kebersihan Sebagian Dari Iman”.
5. KAMAR
MANDI
Cukup bersih dan
nyaman. Mungkin yang harus di perhatikan lagi adalah tentang aroma bau yang ada
disana. Sudah diberlakukan jadwal piket kelas untuk membersihkan kamar mandi.
6. TAMAN
Sangat bagus dan rapi.
Karena disetiap kelas memiliki taman sendiri di depan kelasnya masing-masing.
Mereka harus bertanggung jawab dengan tanaman yang ada di taman tersebut.
7. PANGGUNG
PENSI
Salah satu fasilitas
penunjang. Sangat baik, mungkin hanya perlu perawatan sedikit agar terlihat
lebih elok.
8.
KOPERASI
Fasilitas cukup lengkap dan pelayanannya sangat baik.
Kebersihannya selalu terjaga.
9.
KANTIN
Selalu ramai setiap saat. Namun, kerpian dan kebersihannya selalu terjaga setiap
saat.
Sampah-sampah telah di buang ke tempat sampah.
10. LAPANGAN
ATLETIK
Sangat luas dan
terbuka, sering digunakan untuk tempat berolahraga sangat sejuk karena dekat
persawahan. Setiap hari Jumat atau hari tertentu, entah kelas 10, 11 atau 12
mendapat giliran untuk kerja bakti di lapangan atletik. Sehingga, lapangan
terlihat lebih indah.
Demi
tercapainya lingkungan yang bersih dan nyaman untuk belajar, kita,
perlu sekali dilakukan tindakan yang bersifat mengajak kesadaran kita untuk
menjaga kebersihan dan bersifat mengatasi masalah di atas. Tindakan-tindakan
tersebut antara lain:
1.
Para siswa di harapkan mempunyai kesadaran dari hati nuraninya untuk
menjaga kebersihan lingkungan sekolahnya.
2.
Petugas piket harus membersihkan kelas serta lingkungan sekitarnya.
3.
Guru wajib menegur siswa yang membuang sampah sembarangan.
4.
Mencatat nama siswa yang melanggar pada buku pelanggaran.
5.
Memberi sanksi tersendiri bagi siswa yang melakukan pelanggaran terutama
membuang sampah sembarangan.
Dengan
ini diharapkan mampu menyadarkan siswa untuk menjaga kebersihan. Kebersihan
berpengaruh besar tehadap kesehatan maka dari itu kebesihan perlu di jaga.
BAB
III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Penelitian
deskriptif dapat membuka wawasan dam kepedulian kita tentang
lingkungan sekolah dan
juga lingkungan yang ada disekitar
kita.
Dimana pada zaman sekarang ini banyak sekali kerusakan lingkungan sekolah oleh siswa siswi.
Tujuan penelitian itu sendiri juga memberikan informasi dan
pendidikan untuk membangun lingkungan sekolah dan bagaimana merawatnya.
B.
SARAN
Semoga
penelitian ini dapat berguna untuk kehidupan sehari- hari baik diri sendiri
maupun orang lain. Karena kegiatan ini dapat membuat kita
lebih menjaga dan merawat lingkungan sekolah serta dapat membuat kita dapat
menjalin hubungan sosial dengan baik
No comments:
Post a Comment